Intermezo.
Pada ingin sekampus sama Yoona Ane dan cowo ini kan (ga kenal), Sono ke korea aja..
Bercanda gan, tapi para tokoh terkenal lulusan STAN juga banyak, jangan
kenal gayus doang dong,
itu mah oknum yg terkenal ga baiknya, Apa lagi
ulah media juga mambawa-bawa kampus kami kalo
ada berita seperti gayus
tadi. Kasus korupsi yang heboh mau digantung di monas ko ga bawa-bawa
kampusnya
juga. Emang ga ada hubungannya bro.. itu hubungan pribadi
masing-masing dengan
tuhannya, yang jelas di kampus, kami belajar untuk
jujur, dosen kami tidak ada yang mengajari
trik dan tips korupsi 3 sks,
adanya cara mencegah dan dan cara terhindar dari korupsi yang
dibawakan
oleh UKM SPEAK (Spesialisasi Anti Korupsi), salah satu UKM yang
mengadakan
kuliah dengan dosen atau narasumber langsung dari KPK,
Program kerja lainnya juga banyak,
misal kunjungan ke Kantor KPK (ane
ikut lo), sosialisasi, mbagiin stiker dan pin anti korupsi, dst.
Tuh, di
sini nyontek aja d DO (drop out alias dikeluarkan), salah satu
penyumbang DO terbesar
selain nilai IP dan kehadiran, denger-dengernya
alasan DO yang lebih konyol banyak juga,
kaya gara-gara kecemplung d air
mancur stan, gara-gara pake kemeja hijau, gara-gara nginjek rumput
(ini
lebay, belum ane verifikasi). Intinya d STAN dikondisikan agar
mahasiswanya disiplin dan taat
pada peraturan, namanya juga sekolah
kedinasan pemerintah, untung ga militer-militer amat ga tau
kalo di bea cukai.
itu mah oknum yg terkenal ga baiknya, Apa lagi ulah media juga mambawa-bawa kampus kami kalo
ada berita seperti gayus tadi. Kasus korupsi yang heboh mau digantung di monas ko ga bawa-bawa
kampusnya juga. Emang ga ada hubungannya bro.. itu hubungan pribadi masing-masing dengan
tuhannya, yang jelas di kampus, kami belajar untuk jujur, dosen kami tidak ada yang mengajari
trik dan tips korupsi 3 sks, adanya cara mencegah dan dan cara terhindar dari korupsi yang
dibawakan oleh UKM SPEAK (Spesialisasi Anti Korupsi), salah satu UKM yang mengadakan
kuliah dengan dosen atau narasumber langsung dari KPK, Program kerja lainnya juga banyak,
misal kunjungan ke Kantor KPK (ane ikut lo), sosialisasi, mbagiin stiker dan pin anti korupsi, dst.
Tuh, di sini nyontek aja d DO (drop out alias dikeluarkan), salah satu penyumbang DO terbesar
selain nilai IP dan kehadiran, denger-dengernya alasan DO yang lebih konyol banyak juga,
kaya gara-gara kecemplung d air mancur stan, gara-gara pake kemeja hijau, gara-gara nginjek rumput
(ini lebay, belum ane verifikasi). Intinya d STAN dikondisikan agar mahasiswanya disiplin dan taat
pada peraturan, namanya juga sekolah kedinasan pemerintah, untung ga militer-militer amat ga tau
kalo di bea cukai.





